Tanda cinta untuknya

Tanda cinta untuknya

Aku tak mampu lagi terluka…
Aku tak mau lagi disakiti…
Sudah cukup semua yang kurasa…
sudah cukup semua yang terjadi…

Mengapa semua cinta begitu menyakitkan???
Aku sungguh tak sanggup menahannya…

Kini aku punya cinta…
Cinta yang begitu kuyakini takkan membuat ku luka…
Cinta yang ku percaya akan mampu membawa ku pada bahagia…

Aku percaya dia…
Aku percaya cinta itu…
Cinta yang dia bawa, yang kuyakini hanya untuk ku..

Ku Takut Kehilangan Dia

Entah apa yang kurasa..
Aku merasa dia mulai tak mencintaiku..
Namun rasa itu terus ku tepis..

Tapi, semakin aku ingin menepis rasa itu, rasa itu terus masuk menembus tiap pori kulit ku..
Aku tak mau rasa ini ada..
Aku takut kehilangan dia..

Tuhan, aku tak mau perasaan itu terus membunuh ku..
Aku tak sanggup menahannya..

Aku hanya berharap perasaan itu cepat pergi..
Pergi bersama angin..
Agar aku bisa menikmati indahnya cinta utuh tanpa kecurigaan…

Indahnya Cinta

Ketika cinta datang, semua terasa seperti hangat yang menerpa masuk kedalam tiap lapisan kulit.
Ketika cinta pergi, adakah hangat yag terasa??? Hangat seolah-olah hilang berganti dingin yang tak tertahankan.

Haruskah kita menjalani semua itu??
Tertawa di saat bahagia dan menangis ketika luka..

Ketika kita memutuskan untuk memilih merasakan cinta, hal itulah yang harus kita jalani..

Hidup tanpa cinta akan membuat kita tidak peka..
Tidak peka terhadap kebahagiaan dan tidak peka terhadap kesedihan..

Don’t Lie

Adakah yang hilang ketika kejujuran dinodai dusta??
Adakah yang terkikis ketika maaf tulus terucap???

Aku telah salah.
Aku tak jujur.
Tapi, aku mencintainya. Sangat.

Aku tak bermaksud untuk tidak jujur.
Aku hanya ingin dia. hanya dia.

Cinta Untuknya

Ketika aku luka, ku kira tak kan ada yang dapat mengobati
Ketika aku jatuh dengan airmata ku, ku kira tak kan ada yang dapat membantu ku berdiri melawan perih.

Tapi aku salah.
Bukan hanya menjadi pengobat luka, tapi dia juga memberikan sesuatu yang sangat berharga untuk ku.

Dia lah penyembuhku.
Dia lah pembangkit semangat ku.
Dialah penuntun langkah cinta ku.

Dia memberikan ku cinta utuhnya.
Aku bahkan tak tahu harus bagaimana.

Tapi, sekarang aku perlahan tahu.
Cinta utuh ku adalah untuknya.
Hanya untuknya.

Rasa apa

Tak ada lagi kata yang mampu terucap..
Hanya ada diam. Mendengarkan. dan merasakan.
Cinta itu begitu besar untuk ku.
Cinta itu begitu tulus untuk ku.

Aku tak mampu melepaskannya. Hati ini tak mampu menjauhkannya dari tempat ini.
Aku memang tak mau semua itu terjadi.
Aku hanya ingin besamanya saat ini.
Hanya bersamanya.

Tak ada lagi yang mampu menggantikannya saat ini.
Aku mampu bertahan karenanya.

Aku tak mampu lagi membuang rasa itu. karena aku memang tak ingin rasa itu pergi.
Aku ingin rasa itu tetap ada.
Menemani tiap langkah yang ku ukir bersamanya.

Sempurna

Hati ini memang pernah terluka.
Hati ini memang pernah perih karenanya.
Namun sakit itu perlahan hilang.
Berganti dengan hati yang lebih sempurna.

Hati yang tulus mencintainya.
Hati yang tak lagi memiliki dua warna

Aku memang bukan manusia yang sempurna.
Tapi akan ku berikan hati yang sempurna ini untuknya.
Sesempurna dia mencintai aku.


1 Komentar »

  1. Arry Said:

    Nothing perfect.. Isn’t it?


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: